Angin datang mengusir
hangat.
Aku menggenggam dirimu
erat.
Aku tahu ini tak ada
arti.
Dua musim kita bersama,
kini saatnya untuk berpisah.
Aku tak ingin
meninggalkanmu tapi alam memintaku begitu.
Angin menghempas
memisahkan ikatan selama dua musim.
Engkau diam menatap aku
yang perlahan pergi terbawa angin.
Dua musim akan kau
lalui hanya berteman dingin.
Aku pergi dengan
kegelisahan.
Entah kemana angin akan
membawaku pergi.
Entah cerita apa yang
akan menanti.
Desir berbisik ....
Ranting ....
Cintamu dua musim.
Sendirimu pun dua musim.
Akhir kisahmu mengawali
kisah baru.
Berbalut kehangatan, perlahan cintamu kembali tumbuh untuk kau jalani hanya dua musim, begitu alam
mengaturnya.
Daun ....
Biarkan angin membawamu
berkelana melewati berbagai cerita.
Biarkan angin
menjatuhkanmu pada tempat yang tak terduga.
Pada air yang arusnya
akan membawamu pada sebuah petualangan atau pada tanah yang memelukmu dengan
kehangatan.
#30DaysWritingChallenge
#30DWC
#30DWCJilid5
#Day18

Tidak ada komentar:
Posting Komentar