Translate

Jumat, 28 April 2017

Cinta Dua Musim

Angin datang mengusir hangat.
Aku menggenggam dirimu erat.
Aku tahu ini tak ada arti.
Dua musim kita bersama, kini saatnya untuk berpisah.
Aku tak ingin meninggalkanmu tapi alam memintaku begitu.

Angin menghempas memisahkan ikatan selama dua musim.
Engkau diam menatap aku yang perlahan pergi terbawa angin.
Dua musim akan kau lalui hanya berteman dingin.

Aku pergi dengan kegelisahan.
Entah kemana angin akan membawaku pergi.
Entah cerita apa yang akan menanti.

Desir berbisik ....

Ranting ....
Cintamu dua musim.
Sendirimu pun dua musim.
Akhir kisahmu mengawali kisah baru.
Berbalut kehangatan, perlahan cintamu kembali tumbuh untuk kau jalani hanya dua musim, begitu alam mengaturnya.

Daun ....
Biarkan angin membawamu berkelana melewati berbagai cerita.
Biarkan angin menjatuhkanmu pada tempat yang tak terduga.
Pada air yang arusnya akan membawamu pada sebuah petualangan atau pada tanah yang memelukmu dengan kehangatan.


#30DaysWritingChallenge
#30DWC
#30DWCJilid5
#Day18

Tidak ada komentar:

Posting Komentar